Minggu , 26 Januari 2020
Home / Metropolis / Usai Menghadap Sekda Kota, Jukir “Ngadu” ke Dewan

Usai Menghadap Sekda Kota, Jukir “Ngadu” ke Dewan

NGADU : Jukir yang tergabung dalam Himpunan Parkir Kota Bengkulu (HPKB) ke DPRD. Selasa (14/1) siang, mendatangi DPRD Kota untuk menyampaikan aspirasinya. (foto : febi/rb)

BENGKULU-  Penyampaian aspirasi penolakan pengelolaan lahan parkir melibatkan pihak ketiga, juga disampaikan juru parkir (jukir) yang tergabung dalam Himpunan Parkir Kota Bengkulu (HPKB) ke DPRD. Selasa (14/1) siang, HPKB menyatakan penolakan terkait pengelolaan parkir Zona 6 oleh pihak ketiga.

Pertemuan yang dilakukan di ruang rapat DPRD tersebut turut dihadiri Kapolsek Muara Bangkahulu, Kasatpol PP kota Bengkulu, Dishub Kota, serta Kadis Bapenda Kota Bengkulu.  Perwakilan juru parkir bergantian menyampaikan penolakan terhadap pihak ketiga tersebut. Mereka juga meminta Perda Kota Bengkulu No. 5 tahun 2019 tentang penyelenggaraan parkir kepada Dewan Kota, serta menolak penetapan pihak ketiga yang dianggap tidak melalui proses lelang.

Wakil Ketua 1 DPRD kota Bengkulu, Marliadi merespon penolakan dari juru parkir. “Sah-sah saja, kita tanggapi apapun keinginan dari perhimpunan parkir tersebut tetapi pemerintahkan juga ingin menata kota ini menjadi lebih baik lagi kedepannya. Artinya perparkiran ini sudah ada payung hukumnya jadi silahkan untuk pihak terkait untuk mengikuti aturan-aturan yang ada,” jelas Marliadi.

Ditambahkannya ia meminta perparkiran berjalan tertib dan tidak ada terjadi kebocoran di PAD.  “Masalah ketertiban, masalah pihak ketiga atau tidak ya silahkan saja, kita berharap mereka melibatkan juru parkir yang ada,” tambah Marliadi.

Sementara anggota Komisi I DPRD Kota, Ariyono Gumay mengatakan aset pemerintah boleh di pihak ketigakan, akan tetapi dilakukan sesuai proses. “Apapun aset milik pemerintah boleh dipihak ketigakan tetapi melalui proses. Yaitu prosesnya lelang, harus mengacu pada Perda. Intinya prosesnya harus dilakukan uji petik dan harus dilakukan lelang,” kata Ariyono.

Kadis Dinas Perhubungan kota Bengkulu, Bardin mengatakan proses penetapan pihak ketiga sudah sesuai prosedur.  “Kita sudah melakukan lelang, inikan bukan lelang umum ini lelang investasi. Lelang investasi itu ketika ada yang mengajukan penawaran tertinggi yanh dapat. Saat itu kita lakukan lelang ada 3 perusahaan yang mendaftar, dari ke 3 perusahaan tersebut CV Putra Wijaya lah yang dapat,” jelas Bardin.

Hasil dari pertemuan yang dilakukan tersebut, Dewan minta untuk dilakukan evaluasi terhadap pihak ketiga yang pengelolaan parkir zona 6.(cw5)

Berita Lainnya

Atasi Sampah di Kota, DLH Minta Kontribusi LPM

BENGKULU – Persoalan tumpukan sampah liar di Kota Bengkulu sampai saat ini belum bisa tertangani ...

error: Content is protected !!