Jumat , 21 Februari 2020
Home / Metropolis / Pemanfataan Kipas Angin Tunggu Rapat Pedagang

Pemanfataan Kipas Angin Tunggu Rapat Pedagang

BELUM DIGUNAKAN: Kipas angin yang dipasang di los pedagang Pasar Panorama belum bisa digunakan, karena pemasangannya belum tuntas 100 persen, (foto: chairil/rb).

BENGKULU – Sudah 10 hari ini, ada yang beda di los pedagang Pasar Panorama, khususnya di los yang khusus menjual daging. Dimana terlihat ada kipas angin yang dipasang oleh petugas. Rencananya, ada 27 kipas angin yang akan dipasang, agar kondisi di los tersebut tidak terlalu panas.

Namun, puluhan kipas angin tersebut belum bisa dimanfaatkan. Karena masih menunggu hasil rapat para pedagang, terkait biaya pemakaian listrik kipas angin tersebut.  Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pasar Pemkot Bengkulu, Ronnie Bambang mengatakan, untuk sementara kipas angin itu dipasang di area jualan daging dan  ayam potong.

“Nanti untuk ke depannya kita lihat situasi, sebab berdasarkan tinjauan dari pak Wawali di bagian atas itu, pedagang merasa sangat panas, karena udara masuk isedikit sekali,” jelas Bambang kemarin.

Bambang menambahkan, pemasangan tersebut adalah inisiatif dari Wawali memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu untuk segera memasang fasilitas, berupa 27 kipas. “Jadi nanti pedagang, diharapkan lebih nyaman berjualan di dalam,” ungkap Bambang.

Dijelaskannya, nantinya kelompok pedagang yang berjualan di los tersebut, akan dikumpulkan untuk bermusyawarah terkait pembayaran biaya listrik pemakaian kipas angin. Jadi pemerintah hanya menyiapkan kipas saja,” ujar Bambang. (cw1)

Berita Lainnya

Jadi Lingkaran Setan, Fraksi PAN Desak BPJS Kesehatan Dihapuskan

BENGKULU– Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta sudah menggaungkan penolakan BPJS, serta sepakat agar …