Senin , 17 Februari 2020
Home / Breaking News / Pelaku Cabul ‘Reynhard’ Kepahiang Ternyata Korban Sodomi

Pelaku Cabul ‘Reynhard’ Kepahiang Ternyata Korban Sodomi

DIAMANKAN : NC saat diamankan Polres Kepahiang Jumat (18/1), dan menjalani pemeriksaan intensif. (foto : arie/rb) 

KEPAHIANG –  NC (26) warga Kabawaten, tersangka dugaan pencabulan terhadap 9 bocah laki-laki mengaku pernah menjadi korban sodomi. Karena pelecehan seksual tersebut, sampai sekarang dia mengalami disorientasi seksual. Pawang kuda kepang ini memiliki hasrat seksual dengan sesama jenis, atau dengan sesama laki-laki. Sehingga akhirnya sejak tahun 2015 sampai tahun 2019, dia sudah mencabuli 9 bocah laki-laki.

Aksi bejat NC tersebut dilakukan secara berulang-ulang. Parahnya lagi, setiap melakukan perbuatan asusila itu, NC selalu mengabadikannya melalui video ponsel miliknya. Hal ini diketahui berdasarkan pengakuan NC saat dibekuk oleh aparat kepolisian dari Polres Kepahiang. “Dulu saya juga pernah jadi korban, mas. Sekitar tahun 2009, saat saya baru ikut kursus di BLK Bengkulu,” ungkap NC.

Bahkan saat diwawancara, NC dengan raut wajah tersenyum mengaku ada kepuasan yang dirasakannya setelah melakukan hubungan badan sesama jenis dengan para korbannya. Ia bahkan mengaku ketagihan melakukan perbuatan tersebut dengan para korbannya. “Ada juga kepuasan, mas. Tapi udahnya saya juga menyesal,” jawab NC singkat.

Ketika ditanyai apakah ia tidak ada ketertarikan dengan lawan jenis, NC mengaku ada. Bahkan ia mengaku baru saja putus dengan pacarnya beberapa pekan lalu. “Saya ada pacar perempuan, mas. Bahkan beberapa kali saya pacaran dengan perempuan. Baru-baru ini saja, saya habis putus dengan pacar saya,” terangnya.

Ditanya mengenai alasannya merekam setiap adegan yang dilakukannya terhadap korbannya, NC mengatakan selain sebagai senjata agar para korbannya tidak mengadu kepada orang tuanya, video itu juga sebagai ancaman ketika dirinya meminta para korbannya untuk kembali melakukan hal serupa bersamanya.

Bahkan ia mengakui ada puluhan video miliknya yang disimpan di memori handphone-nya. Selain itu juga, NC pun mengaku gemar mengkoleksi dan menonton video porno.

“Nggak ada maksud apa-apa, mas. Saya hanya senang aja ketika merekam itu. Selain itu juga, sebagai senjata kalau mereka mengadu ke orang tua mereka, video ini akan saya sebarkan. Juga ketika saya meminta mereka melakukan hubungan ini, dan mereka menolak, maka saya akan ancam juga akan menyebarkan video ini,” ujarnya.

Adapun modus yang dilakukan NC sebelum mencabuli korbannya, adalah dengan alasan ingin memberikan ilmu kuda kepang. Karena di kawasan Kecamatan Kabawetan, kesenian tradisional kuda kepang masih menjadi salah satu hiburan utama masyarakat sekitar.  “Mereka yang pernah saya gituin adalah anak-anak yang belajar kesenian kuda kepang kepada saya,” tutup NC. (sly)

Berita Lainnya

Terkait Isu Dukung Incumbent, Agusrin : Hanya Komunikasi Silaturahmi Kekeluargaan

BENGKULU–  Ramai di media sosial, beredar informasi yang menyatakan  mantan Gubernur Bengkulu, Agusrin M Najamudin ...