Senin , 17 Februari 2020
Home / Metropolis / Kaderisasi NU Diikuti 145 Peserta

Kaderisasi NU Diikuti 145 Peserta

INFAQ: Gubernur Bengkulu, dr. H. Rohidin Mersyah memberikan sumbangan yang dimasukkan ke dalam kotak Koin Muktamar untuk membantu acara Muktamar NU di Provinsi Lampung pada Oktober nanti, (foto: ongki/rb).

BENGKULU – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Bengkulu menggelar acara Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU), Sabtu (18/1) siang di Wisma Haji. Selain itu juga dilakukan launching Koin Muktamar, yang tujuannya untuk membantu pelaksanaan Muktamar NU yang akan dilaksanakan di Provinsi Lampung pada Oktober mendatang.

Wakil Sekretaris PWNU Bengkulu, Wili Hadi Kusuma mengatakan MKNU ini merupakan kegiatan pembentukan kaderisasi yang rutin dilakukan. Namun untuk di Bengkulu baru dua kali digelar, yakni tahun 2018 dengan 2020. Dijelaskannya bentuk kaderisasi ini sistemnya berjenjang dari pelajar sampai pemuda Ansor.

Mereka yang sudah mengikuti kegiatan ini nanti akan mendapat piagam dan sertifikat untuk bisa menjadi pengurus MKNU Provinsi Bengkulu.

“Untuk Pembentukan kaderisasi tahun 2020 ini insyaAllah berjenjang. Kalau secara teknis NU  hanya menaungi saja, karena mereka itu setiap tahunnya pasti ada jenjang pelatihan ada kader dasar, menengah dan lanjutan,” terangnya.

Terkait dengan launching Koin Muktamar, dikatakan Wili, saat ini jumlah uang yang sudah terkumpul secara nasional sudah mencapai Rp 4 miliar. Uang yang terkumpul itu nantinya akan digunakan untuk menyukseskan kegiatan Muktamar NU.

“Untuk fakir miskin masyarakat Provinsi Bengkulu sudah ada yaitu namanya Lembaga Amal Zakat, Infaq dan Sedekah (Lazis) NU tempatnya di Mukomuko sudah terkumpul sekitar Rp 500,” katanya.

Sementara itu Ketua PWNU Provinsi Bengkulu, Dr Zulkarnain Dali mengatakan, tujuan MKNU ini untuk memberikan pengetahuan bagi peserta bagaimana terbentuknya NU dan peran NU terhadap negara. “Orang-orang NU bukan aparat negara tapi bagaimana cara menjalin sinergitas antara NU dan pemerintah,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu, Dr. H. Rohidin Mersyah, MMA yang ikut hadir mengatakan, dengan adanya kegiatan MKNU ini, dapat menghadirkan potensi kader-kader yang berprestasi dan kegiatannya sangat produktif untuk membantu masyarakat dan pemerintahan.

“Pelatihan kader ini bagi organisasi adalah rohnya, agar organisasi itu menjadi besar bisa berlanjut itu karena kadernya. Kalau kadernya banyak maka otomatis organisasi itu akan berkembang,” tutupnya. (cw3)

Berita Lainnya

Soal Pasar Pagar Dewa, Pemda Kota Segera Cari Solusi

BENGKULU– Penolakan pengelolaan Pasar Pagar Dewa oleh Koperasi CV. Bangun Wijaya yang dilontarkan sejumlah pedagang ...