Senin , 17 Februari 2020
Home / Daerah / Mukomuko / Mukomuko Bakal Punya Pabrik Tepung Ikan

Mukomuko Bakal Punya Pabrik Tepung Ikan

MUKOMUKO – Dalam tahun ini Mukomuko bakal punya pabrik tepung ikan. Jika sampai terwujud, ini menjadi yang perdana di Mukomuko. Lokasi pembangunan di Desa Pasar Bantal, Kecamatan Teramang Jaya.

Pabrik yang dibangun tidak main-main. Kapasitasnya jika beroperasi nantinya, mampu memproduksi tepung ikan hingga satu ton per jam. Ini dikemuka Kabid Pemberdayaan Usaha dan Ekonomi Masyarakat Perdesaan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Mukomuko, Juni Erwani, SIP. Dana pembangunan pabrik bersumber dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Dana dikucurkan melalui Program Pilot Inkubasi Inovasi Desa-Pengembangan Ekonomi Lokal, dengan pagu dana sebesar Rp 1 miliar. “Dana itu untuk membangun pabrik tepung ikan. Disetujui tahun lalu. Sekarang pembangunan pabrik tepung ikannya sedang berlangsung,” kata Juni.

Dalam mewujudkan program ini, tidak hanya sebatas pembangunan gedung. Tapi juga berikut dengan pemasangan instalasi mesin-mesin pengolahnya. Setelah itu, diikuti dengan pelatihan para pekerja, yang melibatkan masyarakat setempat.

“Karena ini kompleks, jadi dalam pelaksanaannya Kemendes PPDT bekerja sama dengan pihak ketiga. Dari pihak ketiga inilah teknisinya melatih para pekerja,” sampainya.

Bahkan keterlibatan pihak ketiga tidak hanya sebatas memastikan pabrik tersebut tuntas dibangun dan beroperasi. Tapi juga terlibat sampai ke pemasaran produk yang dihasilkan pabrik tepung ikan di Mukomuko. “Jadi sudah ada pasarnya. Karena pihak ketiga ini juga sebagai pembeli tepung ikan,” sampainya.

Dibagian lain, pendanaan Rp 1 miliar, sebagiannya digunakan untuk pembuatan kapal. Ini upaya memudahkan pabrik mendapatkan pasokan bahan baku ikan. “Kapal itu akan digunakan menangkap ikan di laut sebagai bahan baku,” imbuhnya.

Meskipun begitu, dipastikan pabrik tidak menutup diri membeli bahan baku dari kapal atau nelayan setempat. Mengingat besarnya kapasitas produksi pabrik yang dibangun. Dengan begitu, dampak baiknya, nelayan tidak perlu lagi membuang ikan yang selama ini dianggap kurang bernilai ekonomis.

“Tujuan lain dari pabrik ini, bisa berdampak positif kepada seluruh nelayan setempat. Apalagi pabrik pengelolaannya akan diserahkan ke Badan Usaha Milik Desa yang ada,” tutup Juni.(hue)

Berita Lainnya

50 Gerobak dan 10 Tenda untuk Pedagang Mukomuko

MUKOMUKO – Kementerian Perdagangan akan mengucurkan bantuan bagi pedagang Mukomuko, tahun ini. Bantuan berupa gerobak ...