Selasa , 18 Februari 2020
Home / Daerah / Bengkulu Selatan / Eliminasi Rabies Batal

Eliminasi Rabies Batal

KOTA MANNA – Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bengkulu Selatan, memastikan tidak ada proses eliminasi atau pemusnahan hewan rabies. Karena, untuk membeli streetch alias obat pemusnah cukup mahal yakni berkisar Rp 15 juta per 1 ons.
Meskipun sudah direncankan sejak dua tahun lalu, namun niatan untuk melakukan eliminasi hewan yang terjangkit rabies belum bisa dilakukan. Alasan utama, karena obat pembasmi rabies itu harganya belasan juta. Jadi dengan kondisi anggaran minim, program liminasi hewan  rabies batal.

Dijelaskan Kabid Peternakan Distanak Kabupaten Bengkulu Selatan Okty Feri Yenni, meskipun tidak ada eliminasi, tetapi untuk khusus vaksin tetap diberikan karena vaksin itu sangat penting. Karena dengan ada vaksin dapat mencegah hewan terjangkit rabies. ‘’Tahun 2019 Distanak sudah siapkan 4.290 dosis yang akan didistribuskan ke semua penyuluh maupun puskeswan,’’ ujar Okty.
Lanjut Okty, jenis hewan yang dapat terjangkit rabies, anjing, kucing, kera, monyet. Pasalnya jenis hewan itu punyai hubungan dekat dengan aktivitas manusia. “Tetap dilakukan vaksin, untuk mencegah adanya rabies. Tetapi secara umum kita telah sampaikan untuk Eliminasi belum bisa, karena terkait anggaran,” papar Okty.

Bagian lain Okty mengatakan untuk data kematian karena faktor gigitan hewan rabies tahun ini belum ada. Namun tahun 2017 lalu, Kabupaten Bengkulu Selatan ada satu kematian karena diduga terjangkit rabies. “Peran serta masyarakat juga diperlukan. Jika ada hewan yang memiliki tanda terkena rabies, agar diobati atau lapor ke pihak berkompeten,” demikian Okty.(tek)

Berita Lainnya

Pemkab Usulkan Alih Fungsi Hutan Kawasan

KOTA MANNA – Pemkab Bengkulu Selatan usulkan alih fungsi 705,23 hektare Hutan Kawasan. Kini usulan ...