Selasa , 25 Februari 2020
Home / Breaking News / Bid Dokkes Polda Bengkulu Cek DNA dan Periksa Tulang Tengkorak Pelajar yang Diduga Astrid Aprilia

Bid Dokkes Polda Bengkulu Cek DNA dan Periksa Tulang Tengkorak Pelajar yang Diduga Astrid Aprilia

DIKAWAL: Tersangka pembunuhan terhadap pelajar, Yo (32) saat akan dibawa ke ruang tahanan setelah menjalani pemeriksan, dikawal ketat polisi bersenjata laras panjang. (foto : wanda/rb)

CURUP – Kapolres Rejang Lebong AKBP Jeki Rahmat Mustika, S.IK bersama dan Dandim 0409/RL Letkol Inf Sigit Purwoko, S.Sos, Kamis  (23/1) menggelar ekspose pengungkapan kasus dugaan pembunuhan yang dilakukan Yo (32) terhadap seorang pelajar SMA. Release yang digelar ini untuk menyampaikan apa saja hasil penyelidikan dan penyidikan yang sudah dilakukan dalam mengungkap kasus hilangnya pelajar SMA sejak November 2019 lalu.

Diungkapkan Kapolres Jeki saat release, saat ini mereka sudah mengirimkan tulang tengkorang yang diduga merupakan milik pelajar SMA yang hilang November 2019 lalu ke Dokes Bengkulu. Dimana korban diakui Yo dibunuh dan dibuang ke bawah Jembatan Air Merah Desa Air Merah yang merupakan aliran sungai (Air) merah sehari setelah korban dinyatakan menghilang.

‘’Tulang Tengkorak sudah kita kirim ke Dokes untuk dilakukan uji forensik agar diketahui secara pasti apakah itu benar tulang tengkorak pelajar yang hilang dan dibunuh oleh tersangka Yo atau bukan. Kita juga masih melakukan upaya pencarian tulang bagian tubuh lainnya di sekitar lokasi penemuan tulang tengkorak. Pencarian dilakukan bersama personil Kodim 0409/RL dan masyarakat,’’ terang Kapolres Jeki.

Dari hasil penyelidikan dan penyidikan sementara, lanjut Kapolres Jeki, berbagai data dan fakta sudah terungkap. Dimana korban dieksekusi dalam mobil angkot milik pelaku dengan cara dicekik lehernya. Setelah korban dipastikan tidak bernyawa, pelaku kemudian melucuti barang berharga milik korban.

‘’Barang bukti yang sudah kita amankan, yaitu motor Scoopy BD 3640 KV yang dikendarai korban dan mobil Daihatsu Zebra BD 1020 GL milik tersangka. Kemudian handphone milik korban dan tersangka, jam tangan korban, anting-anting emas milik korban dan kalung emas milik korban,’’ imbuh Kapolres Jeki.

Sementara itu, Bid Dokkes Polda Bengkulu pada melakukan identifikasi terhadap yang diduga korban pembunuhan, Astrid (15) warga Sukaraja, Curup Timur Kabupaten Rejang Lebong, Rabu (23/1). Identifikasi dilakukan dengan melakukan pengambilan sampel DNA.  Kegiatan dilaksanakan oleh tim gabungan kedokteran kepolisian Bid Dokkes Polda Bengkulu yang bertempat di Instalasi Forensik RS Bhayangkara Bengkulu. Tim Dokpol menerima potongan jenazah berupa tengkorak yang diduga korban Astrid.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol. Sudarno, S.Sos, MH mengatakan jika kegiatan tersebut dipimpin langsung Kabid Dokkes Polda Bengkulu Kombes Pol. dr. I.G.A.A. Diah Yamini, SP. Diungkapkan, untuk pengambilan sampel gigi dilakukan, drg. Hamides dan pengambikan sampel pembanding DNA dari ayah korban yang dikerjakan oleh dr. Deby.

Lebih lanjut Sudarno menyampaikan dari hasil pengambilan sampel tersebut akan dikirim ke Pusdokkes Polri. “Hal ini untuk mengetahui jika potongan jenazah itu merupakan korban Astrid atau bukan,” kata Sudarno. (dtk/zie)

 

 

Berita Lainnya

Bisnis Bersama, Berujung Maut, Ini Dia Asal Muasal Pembunuhan di Sri Kuncoro

BENTENG– Setelah melalui pemeriksaan yang intensif, diketahui penyebab kematian Ratiawan yang begitu tragis lantaran masalah …