Selasa , 25 Februari 2020
Home / Daerah / Lebong / Realisasi 16 Program Capai 80 Persen

Realisasi 16 Program Capai 80 Persen

SUKSES: Bupati Lebong, H. Rosjonsyah memaparkan realisasi 16 program unggulan Pemkab Lebong yang sudah menyentuh angka 80 persen. (foto:aris/rb)

PELABAI – Di bawah kepemimpinan Bupati Lebong, H. Rosjonsyah, S.IP, M.Si, seluruh Organisasi Perangkat Daerah jajaran Pemerintah Kabupaten Lebong berlomba menggapai prestasi. Sejak 3 tahun digulirkan, realisasi 16 program unggulan yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Lebong 2016-2021 sudah mencapai angka 80,27 persen.

Penilaian itu sesuai hasil pengukuran capaian program unggulan yang dilakukan lembaga independen di luar unsur pemerintahan. Yakni Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bengkulu terhitung Desember 2019. ‘’Metode pengukuran dilakukan dengan survei, baik melalui wawancara melalui kuesioner, observasi lapangan hingga melibatkan responden baik OPD terkait hingga masyarakat,’’ kata Ketua Tim Ahli LPPM Universitas Bengkulu, Dr. M Mustopa Romadhon, M.Si.

Dalam ekspose capaian program prioritas yang digelar LPPM Unib Bengkulu di Gedung Bina Praja Sekretariat Kabupaten Lebong Kamis (23/1), Mustopa mengatakan, prestasi membanggakan itu tidak hanya untuk pembangunan infrastruktur. Pemkab Lebong juga dinilainya berhasil mengembangkan potensi wisata menjadi salah satu program unggulan daerah sehingga berhasil menjadikan Lebong sebagai destinasi wisata. ‘’Segi pendidikan dan kesehatan jauh lebih baik, kesuksesannya lebih 90 persen dari target,’’ terang Mustopa.

Termasuk kualitas pelayanan publik berbasis IT, hasil penilaian LPPM Universitas Bengkulu menyentuh angka 100 persen. Atas ekspose itu, Bupati Lebong, H. Rosjonsyah, S.IP, M.Si mengapresiasi kinerja OPD. Diharapnya capaian program prioritas yang merupakan buah kerja keras jajaran Pemkab dan DPRD Lebong serta instansi vertikal itu dapat terus ditingkatkan. ‘’Harapan saya capaian ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengukur capaian program yang sudah dicanangkan,’’ tutur Rosjonsyah.

Penilaian pun harus dilakukan pihak yang independen, yakni di luar unsur pemerintahan. Hasil ekspose capaian itu, lanjut Rosjonsyah, akan dijadikan salah satu referensi Pemkab Lebong dalam melaksanakan pembangunan. Dalam waktu dekat, ia akan menggelar rapat internal dengan OPD yang capaian program prioritasnya masih rendah guna peningkatan kinerja. ‘’Dengan sisa waktu dua tahun terakhir, mudah-mudahan OPD bisa memanfaatkannya untuk memaksimalkan kinerja,’’ tutup Rosjonsyah.(sca/prw)

Berita Lainnya

Setiap Triwulan, TKK Dievaluasi

PELABAI – Para Tenaga Kerja Kontrak yang akan dipekerjakan Pemerintah Kabupaten Lebong tahun ini harus …