Senin , 17 Februari 2020
Home / Daerah / Bengkulu Utara / Protes Ongkos Angkut, 28 Truk Batu Bara Disweeping Warga

Protes Ongkos Angkut, 28 Truk Batu Bara Disweeping Warga

DISWEPING : Truk batu bara disweeping warga, Kamis (30/1). (foto : shandy/rb)

AIR NAPAL –  Sebanyak 28 truk angkutan batu bara (BB)  disweeping warga Kamis (30/1) malam. Truk tersebut dilarang melanjutkan perjalanan. Warga yang rata-rata sopir dan pemilik truk ini memprotes harga ongkos angkut batu barandari PT Titan Napal Putih menuju Bengkulu.

Kejadian sempat memanas lantaran beberapa sopir sempat menolak dihentikan oleh warga. Kejadian sweeping ini terjadi di Desa Tepi Laut Kecamatan Air Napal. Selain menghentikan truk, warga juga menyita surat angkutan tambang yang dipegang oleh pengemudi truk.

Yadi warga setempat menuturkan jika masyarakat yang melakukan pemblokiran ini adalah warga yang memiliki truk. Mereka protes lantaran ada tiga perusahaan angkutan yang mengelola angkutan di PT Titan yaitu PT SG, PT BJM dan PT APR. 

“Tapi harga angkut berbeda, untuk SG ongkos angkus Rp 148 ribu per ton. Sedangkan  untuk PT APR dan PT PBM hanya Rp 135 ribu. Sedangkan tempat angkut dan antarnya sama,” tegasnya. 

Yang membuat warga yang merupakan sopir truk batu bara tersebut kesal, mereka dilarang untuk mengangkut dari PT SG dan diwajibkan untuk mengangkut dari PT APR dan PBM. Sedangkan kedua perusahaan tersebut menolak menaikan harga sehingga sopir merasa dirugikan. 

“Kalau seperti itu, kami larang untuk melintas, kecyali PT SG,” tegas Yadi.  (qia)

Berita Lainnya

Terkait Isu Dukung Incumbent, Agusrin : Hanya Komunikasi Silaturahmi Kekeluargaan

BENGKULU–  Ramai di media sosial, beredar informasi yang menyatakan  mantan Gubernur Bengkulu, Agusrin M Najamudin ...