Sabtu , 29 Februari 2020
Home / Berita utama / TKA Cina Lolos Pemeriksaan di Bandara Karena Thermal Scanner Hanya Deteksi Panas Tubuh

TKA Cina Lolos Pemeriksaan di Bandara Karena Thermal Scanner Hanya Deteksi Panas Tubuh

BENGKULU-  Tenaga kerja asing (TKA) asal Cina berinisial, W (29) yang kini masih menjalani observasi di RSUD M Yunus sekitar dua minggu lalu pulang dari negaranya ke Bengkulu.  Namun kedatangan pria dari negara endemik virus corona tersebut terkesan seperti lolos dari pemeriksaan di bandara yang aktif sejak diberlakukan darurat global oleh WHO, awal Januari 2020 lalu. Alat pemeriksaan yang ada di bandara therma scanner berfungsi untuk mendeteksi suhu panas tubuh manusia.

Wakil Direktur RSMY Bengkulu, dr. Ismir Fahri mengatakan memang alat thermal scannet memiliki keterbatasan karena hanya akan mendeteksi suhu tubuh yang panasnya diatas 38 derajat celcius, jika dibawah itu maka tidak akam terdeteksi. Terlebih bila sedang demam, namun meminum obat penurun panas maka juga tidak terdeteksi.

“Thermal scanner ada keterbatasan, dia cuma bisa mendeteksi panas kalau suhu diatas 38 derajat celcius. Kalau orang minum obat atau suhunya, baru 37,8 derajat celcius, itu nggak muncul,” ungkapnya.

Untuk itu, kata Ismir, penting juga kesadaran dari pasien dengan cepat melaporkan ke petugas yang bila ada gejala-gejala sehingga bisa cepat ditangani. “Maka dari itu tetap kesadaran pasien itu sendiri. Jadi kalau dia ada gejala-gejala, demam batuk-batuk, dia melapor. Itulah pentingnya melapor ke imigrasi itu. Kita Bengkulu juga bukan bandara internasional, kan di Soetta, kalau di Soetta lolos,maka juga lolos juga,” sampainya.

Sebelumnya, seorang TKA asal Cina berinisial, W masuk ke RSMY Bengkulu lantaran mengalami demam dan batuk serta sakit pada tenggorokan. Karena dia baru pulang dari negaranya, petugas RSMY kemudian langsung mengobservasi yang bersangkutan ke ruang isolasi dan melalui serangkaian pemeriksaan medis.  Dari pemeriksaan dan perawatan medis yang dilakukan petugas RSMY, kondisinya makin membaik dan dengan suhu tubuhnya yang normal 36 derajat celcius. (zie)

Berita Lainnya

Genjot Pembayaran Non Tunai, BI Gelar Pekan QRIS Nasional

BENGKULU – Bank Indonesia (BI) gencar mensosialisaikan pembayaran non tunai di Provinsi Bengkulu. Khususnya dikalangan …